Review Film : Tenggelamnya Kapal van der Wijck

Intro

Film dengan alur drama romantis ini sempat menyita perhatian warga publik pada tahun 2013. Film berdurasi 3 jam 30 menit ini seakan mengaduk-aduk perasaan penonton dalam mengarungi tahun 1931-an. Tak hanya itu film ini juga disutradai oleh sutradara terkenal, Sunil Soraya dan dibintangi beberapa artis ternama, Herjunot Ali dan Pevita Pearce. Tenggelamnnya Kapal Van Der Wijck diadaptasi dari novel karya Buya Hamka.

Sinopsis

Tenggelamnya Kapal Van der Wijck mengisahkan tentang perbedaan latar belakang sosial yang menghalangi hubungan cinta sepasang kekasih hingga berakhir dengan kematian dikutip dari Wikipedia

Sejarah Kapal Van Der Wijck

Sebuah monumen yang menjadi saksi bisu atas terjadinya peristiwa yang memilukan itu. Monumen itu dikenal dengan nama Monumen Van Der Wijck yang berada di halaman samping kantor Pelindo -Lamongan - Jawa Timur , Indonesia. Sesuai dengan namanya, monumen itu dibangun untuk mengenang musibah tenggelamnya kapal SS Van Der Wijck pada tgl 19-20 Oktober 1936 yang terjadi di wilayah perairan Brondong - Lamongan. Pada monumen terdapat 2 prasasti yang tertulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Belanda. Untuk prasasti yang berbahasa Indonesia  tertulis kalimat : " Tanda Peringatan  Kepada Penoeloeng-Penoeloeng Waktu Tenggelamnya Kapal " VAN  DER WIJCK "   DDO 19-20- october 1936 . " Menurut Wikipedia,  tenggelamnya kapal ini mengakibatkan 4 korban meninggal dunia  dan 49 orang hilang ditelan ombak laut. Sedangkan menurut  situs Theshiplist.com mengabarkan ada korban  58  orang yang meninggal. Koran De Telegraaf, 22 Oktober 1936,  menulis 42 orang korban yang hilang.

Komentar

Posting Komentar